Apa saja persyaratan pemuatan untuk transportasi kontainer?
Aug 28, 2024
I. Distribusi berat yang wajar
Klasifikasikan barang menurut volume, berat, kekuatan kemasan luar, dan sifat barang, serta muat barang dengan kemasan luar yang kuat dan bobot yang lebih berat di bagian bawah. Saat memuat, buatlah berat barang merata di bagian bawah kotak.
Jika tidak, ada risiko bagian bawah wadah terjatuh atau balok bagian bawah tertekuk. Jika pusat gravitasi seluruh wadah digeser, kemungkinan wadah tersebut akan miring ketika diangkat dengan cakar penyebar.
II. Lapisan barang yang diperlukan
Saat memuat barang, sesuai dengan kekuatan kemasan untuk menentukan bantalan yang diperlukan. Untuk kemasan barang yang mudah pecah, barang yang mudah pecah sebaiknya dilapisi dengan bahan bantalan untuk mencegah barang saling bertabrakan dan ekstrusi. Untuk mengisi celah antara barang, barang dan dinding samping peti kemas, maka perlu dilakukan penyisipan barang di antara papan matras, penutup dan bahan pemisah muatan lainnya.
AKU AKU AKU. Fiksasi barang yang wajar
Setelah barang dikemas dalam kotak, biasanya ada celah. Karena adanya celah tersebut, maka kotak barang harus diperbaiki untuk mencegah runtuhnya dan pecahnya barang dalam perjalanan.
1. Sangga barang dengan batang kayu persegi dan penyangga lainnya saat memuat.
2. Jika ada celah antara muatan atau dinding samping peti kemas, celah tersebut dapat diperkuat secara horizontal dengan kayu persegi. Selain itu, barang-barang seperti bahan pengisi, bantalan atau irisan dapat dimasukkan untuk mencegah perpindahan muatan selama pengangkutan.
3. Gunakan tali, tali pengikat dan tali-temali atau peralatan lainnya untuk mengikat dan memperkuat barang untuk memastikan barang tidak rusak akibat pergerakan truk.
IV. Penempatan barang yang wajar
Situasinya terutama sebagai berikut:
1. Barang kering tidak dapat dimuat dengan barang basah selama pengangkutan. Tujuan utamanya adalah untuk menghindari barang kering menjadi lembap dan berjamur. Selain itu, dalam praktiknya, jika persyaratan kekeringan suatu barang sangat tinggi, namun juga perlu menambahkan pengering yang sesuai atau teknik pengeringan lainnya.
2. Barang normal tidak boleh ditempatkan bersama dengan barang dengan bau menyengat atau bau menjengkelkan lainnya untuk mencegah kualitas produk terpengaruh oleh rangkaian bau tersebut.
3. Usahakan untuk tidak menempatkan barang apa pun bersamaan dengan barang berbentuk bubuk. Barang berbentuk bubuk tidak cukup stabil dan mudah meledak selama pengangkutan. Pemuatan terpisah dapat secara efektif mengurangi kemungkinan terjadinya masalah tersebut.
4. Barang berbahaya tidak boleh ditempatkan bersamaan, terutama karena sifat semua jenis barang berbahaya berbeda. Selain itu, tindakan penyelamatannya juga berbeda-beda, jika ditempatkan bersamaan banyak yang dapat menimbulkan bahaya sekunder.






